Gunung Bromo

Halo halo sobat jelajah semua, bertemu lagi dalam pembahasan tempat-tempat wisata di Indonesia. Oke kali ini saya akan membahas sedikit pengalaman saya wisata ke Gunung Bromo. Seperti diketahui berdasarkan sejarah, Gunung Bromo atau dalam bahasa tenggernya dieja “Brama”, adalah gunung berapi yang masih aktif loh.

Gunung Bromo terletak di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Masyarakat di Bromo mayoritas masyarakat Suku Tengger, yaitu masyarakat asli sana dan beragama Hindu. Berbicara mengenai wisata apakah layak Gunung Bromo menjadi tempat destinasi keluarga atau hanya untuk yang bernyali ekstrim saja?pengalaman saya gunung ini sangat layak didaki dan dijadikan tujuan wisata keluarga. Kenapa demikian karena gunung ini bukan merupakan gunung yang murni penuh dengan hutan belantara melainkan gunung yang penuh dengan hamparan pasir dan sudah banyak di fasilitasi dengan infrastruktur seperti tangga untuk naik ke Puncak Bromo, dan lain sebagainya. Ketinggian gunung ini mencapai 2.329 m Mdpl (meter di atas permukaan laut). oke langsung saja berikut sedikit referensi dan pemandangan disana ketika saya berkunjung:

1. Lokasi

Akses untuk menuju ke Gunung Bromo tidak terlalu mudah karena sobat harus melalui jalanan yang cukup untuk 2 mobil berpapasan dan sangat sempit, ditambah lagi jalanan yang menanjak. Kebetulan waktu itu saya ada acara di Probolinggo sehingga perjalanan saya mulai dari Probolinggo. Waktu tempuh perjalanan dari Probolinggo menuju Bromo kurang lebih sekitar 4-5 Jam perjalanan. yang membuat sulit adalah ketika sobat harus mendaki berliku menuju lokasi terdekat dengan gunung bromo, rasanya ingin muntah karena goncangan keras akibat kendaraan menikung denga tajam. Saya sarankan juga sebaiknya menggunakan kendaraan roda empat 4WD, karena banyak kejadian mobil mogok ditengah jalan akibat tidak kuat menanjak. Sobat bisa lihat sendiri sempitnya jalan menuju Gunung Bromo, jadi harap berhati-hati ya.

Awas ada pohong tumbang dari tebing!. Dokumentasi pribadi

Sumber Gambar: https://www.kompasiana.com

2. View Spot Utama

Khusus bagi sobat semua yang hobi berburu sunrise atau matahari terbit, sobat sebaiknya naik ke Pananjakan View Point. Darisini bagus banget view nya dan bisa melihat matahari terbit dengan jelas. ini nih yang disebut Pananjakan View Point:

Gerbang Puncak Pananjakan, Kawasan Bromo Tengger, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, saat dini hari sebelum matahari terbit, Sabtu (21/4/2018).

Sumber Gambar: https://travel.kompas.com

selain itu sobat bisa langsung ke spot utamanya yaitu Gunung Bromo dengan pemandangan yang luar biasa indah dan luasnya lautan pasir. Melihat matahari terbit dari puncak Bromo juga oke ko sobat seperti yang saya lakukan ini:

Kelihatan kan bagusnya, ini posisi matahari sudah mau terbit kira-kira jam 5.00 WIB dini hari. Sambil nunggu matahari terbit sambil melihat lautan pasir yang sangat luas. Nah Gunung Bromo tidak hanya menyuguhkan keindahan lautan pasirnya saja, tapi juga kita bisa mendengarkan gagahnya dentuman kawah utama yang masih aktif. Hati-hati sobat karena dipuncak sekitar kawah tidak ada pagar yang menahan kita sehingga kalau terjatuh ya wasalam. Bagi sobat yang tidak kuat untuk mendaki ke pincak gunung, tidak masalah karena disana ada jasa penyewaan kuda dan juga jeep yang bisa digunakan sobat semua untuk berjalan jalan di sekitar lautan pasir. Ongkos penyewaannya bervariasi, untuk sewa kuda kisaran Rp. 50.000 – 75.000, dan kalau mobil jeep kisaran Rp. 600.000/ sekali sewa diantar ke beberapa lokasi yaitu: Bukit Teletubbies, Pasir Berbisik dan area sekitaran kawah. kalau ini sih tergantung pintar-pintarnya sobat menawar dan minta diantar ke berbagai lokasi menarik di Gunung Bromo.

Nah itu sedikit dokumentasi keseruan saya dan kawan-kawan menyewa kuda dan berpose ala-ala coboy. Jangan khawatir sobat nanti ketika naik kuda, akan tetap didampingi oleh sang pemilik kuda jadi gak perlu takut dibawa lari kuda hehehe.

Jangan lupa saran saya yang lain, bawa pakaian hangat, tutup kepala, dan sarung tangan. Suhu di Gunung Bromo bisa mencapai 14 derajat celcius, bisa dibayangkan dinginnya kan?daripada beli perlengkapan tersebut di spot yang lumayan agak mahal mending bawa sendiri dari rumah.

Oke sekian sharing saya tentang pengalaman jalan-jalan ke Gunung Bromo, semoga menambah referensi jalan-jalan sobat semua. wasalam..

JJ Jabrig

Catatan seorang penjelajah tempat wisata dan kuliner. Artikel yang saya buat merupakan pengalaman pribadi selama menjelajahi berbagai kota di Indonesia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *