Tempoyak Ikan Patin

Halo sobat jelajah semua, lagi-lagi mas JJ akan bahas sedikit mengenai kuliner khas Sumatera. Kuliner ini hampir merata ada di semua kota di Sumatera, dimana bahan dasarnya ikan patin. Maklum karena saya pernah tinggal lumayan lama di Jambi jadi tiap sering banget menyantap makanan ini. Kuliner apa itu?kuliner legendaris itu “Tempoyak Ikan Patin”. Apa sih tempoyak ikan patin itu?simak cerita saya selengkapnya.

Sobat jelajah, sudah pernah makan ikan patin?pastinya rata-rata masyarakat Indonesia sudah pernah mencicipi jenis ikan sungai yang satu ini. Tapi pernah mencoba tempoyak?hehehe…tau gak tempoyak itu apa?

1. Tempoyak

Tempoyak itu durian yang difermentasi sobat. Jadi durian yang bagus kualitasnya, ditarus dalam toples yang kedap ataupun ditaruh didalam plastik bening untuk kemudian didiamkan kurang lebih 3-5 hari. Nah kebayang kan durian yang fresh saja aromanya sudah menyengat, apalagi ditambah dengan di fermentasi tambah keluar aromanya. Tempoyak ini biasa dijadikan bumbu dapur loh. Ya dicampur gitu ke masakan-masakan, tapi jangan terlalu banyak nanti mendominasi rasa dari masakan. ingin tau bentuk tempoyak seperti apa?ini dia nih tempoyak

Foto: Pinterest

Sumber Gambar: https://food.detik.com

Dari teksturnya sih pasti jauh lebih lembek dan lebih hancur karena sudah didiamkan selama 3-5 hari.

2. Tempoyak Ikan Patin

Ini dia nih kuliner khas Sumatera yang juara banget. Ketika tempoyak tadi dicampur dengan ikan patin dan dibuat gulai kuah kuning, beuuuh…rasanya mantabh. Sedikit cerita pengalaman saya sobat, ketika pertama kali kerja di Jambi, saya pesan makanan ini karena penasaran apa sebetulnya tempoyak ikan patin itu. Pertama dihidangkan saya tidak curiga apa-apa karena gulai kuah kuning ikan patin banyak di Pulau Jawa juga. Saya kira rasanya akan sama saja, tapi ketika saya coba kuah dan ikannya ada rasa yang aneh yang tidak pernah saya temukan di Pulau Jawa. Waktu itu saya tidak bisa menebak rasa apa itu yang jelas enak banget. Nah sejak saat itu saya diberi tahu rekan kerja kalau itu adalah durian yang difermentasi yang dinamakan “Tempoyak”.

Sumber Gambar: https://citraindonesia.com

Kalau ditanya secara pribadi, saya ketagihan dengan kuliner ini. Luar biasa wenak dan khas jarang ditemui di kota-kota lain di Indonesia. Makanya sobat kalau sedang jalan-jalan ke Jambi atau ke Palembang tidak ada salahnya pesan kuliner khas yang satu ini.

3. Rekomendasi Tempat

Rekomendasi tempat yang menjual ikan patin sangat banyak sobat. Karena kebetulan saya pernah lama di Jambi jadi saya beritahu yang top markotop di Jambi saja ya sobat. Nih dia list tempat makan tempoyak ikan patin yang maknyos di Jambi:

  • Warung Bi’ Cik, yang berada di Jalan Letkol Slamet Riyadi, Jambi
  • Rumah Makan Bu Salma, yang berada di Jalan Yusuf Singadekane, Sungai Putri, Danau Sipin, Jambi
  • Pondok Pindang Sarinade, yang berada di Jalan Sultan Agung No.4, Kota Jambi

Rata-rata jam buka warung makan di Jambi itu sekitar pukul 10.00 – 21.00 WIB. Untuk harga murah ko, seporsi tempoyak ikan patin kisaran Rp. 30.000 – 50.000 saja.

Jadi tunggu apalagi sobat, kalau sobat sedang berada di Jambi atau di Palembang sempatkan berwisata kuliner “Tempoyak Ikan Patin”. Sekian sedikit pengalaman saya mengenai kuliner khas Sumatera tempoyak ikan patin, semoga menambah referensi kuliner sobat semua. Wasalam..

JJ Jabrig

Catatan seorang penjelajah tempat wisata dan kuliner. Artikel yang saya buat merupakan pengalaman pribadi selama menjelajahi berbagai kota di Indonesia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *